Pengaruh Kecepatan Pengadukan dan Jarak Elekroda terhadap Penurunan Kadar COD dan TSS pada Limbah Batik Menggunakan Metode Elektrokoagulasi

  • Hammami Fajar Kurniawan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta Jawa Tengah, Indonesia
Keywords: limbah batik, elektrokoagulasi, effisiensi, elektroda

Abstract

Keberadaan industri tekstil khususnya pada produksi batik di daerah pasti akan memberikan keuntungan pada daerah tersebut, karena bisa menyerap tenaga kerja dari daerah tersebut. Akan tetapi dimana ada keuntungan maka disitu juga akan terdapat kekurangan, seperti halnya pada pabrik tekstil ini yang mana limbah cair yang di hasilkan memberikan dampak negatif pada lingkungan. Limbah cair ini berasal dari proses pencucian dan pewarnaan yang mengandung zat warna, logam berat, dan konsentrasi garam yang tinggi. Penelitian ini mengkji limbah batik dari pabrik tekstil menggunakan metode elektrokoagulasi dengan elektroda alumunium. Penelitian pengolahan limbah cair batik telah dilakukan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa variabel jarak elektroda dan kecepatan pengadukan mempengaruhi nilai efisiensi penurunan COD dan nilai penurunan TSS pada limbah batik. Secara umum, semakin tinggi kecepatan pengadukan dan semakin dekat jarak antar elektroda, semakin tinggi pula efisiensi penurunan TSS dan COD. Terdapat titik optimal untuk kecepatan pengadukan, yang mana penurunan efisiensi TSS dan COD tertinggi diperoleh pada kecepatan pengadukan 200 rpm. Dari variabel yang di kaji, didapatkan nilai optimal pada kedua variabel yaitu pada jarak elektroda 1,6 dan pada kecepatan pengadukan 200 rpm, dengan hasil nilai efisiensi yang di dapat yaitu pada penurunan COD sebesar 89,39% dan pada penurunan TSS sebesar 90,45%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-11-21
Section
Articles