Kinerja Keuangan Perusahaan Industri Baja Nasional Sebelum dan Sesudah Diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan No. 22 Tahun 2018

  • Mochamad Riza Inayatullah Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, Indonesia
  • Bambang Mulyana Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, Indonesia

Abstract

Dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dengan melalui pengembangan infrakstruk. Pemerintah merencanakan membangun proyek yang dianggap strategis dan yang paling urgent. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan sebelum dan sesudah diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan No. 22 (Permendag) Tahun 2018 tentang Tata Niaga Impor Besi atau Baja dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas.  Penelitian ini menggunakan data emiten sub sektor logam dan sejenisnya yaitu perusahaan yang bergerak dalam industri baja.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh.  Terdapat 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel.  Metode analisa yang dipakai adalah statistik deskriptif dan One Way Anova (Analysis of Variance).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR, QR, CaR, DER, DAR, CCR, ICR, ROA, PTO, dan TATO mengalami perubahan signifikan sejak diterbitkannya peraturan. Sedangkan pada GPM, NPM, ROE, BEP, ITO, dan RTO tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak diterbitkannya peraturan.

Published
2021-09-20
How to Cite
INAYATULLAH, Mochamad Riza; MULYANA, Bambang. Kinerja Keuangan Perusahaan Industri Baja Nasional Sebelum dan Sesudah Diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan No. 22 Tahun 2018. Syntax Idea, [S.l.], v. 3, n. 9, p. 2144-2158, sep. 2021. ISSN 2684-883X. Available at: <https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/view/1461>. Date accessed: 25 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v3i9.1461.
Section
Articles